Selasa, 30 Juni 2026

halaman login menggunakan username Errin

 

Pendahuluan

Keamanan sistem informasi menjadi salah satu faktor penting dalam pengelolaan aplikasi berbasis web. Sebuah web server tidak hanya berfungsi sebagai media penyedia layanan, tetapi juga harus mampu melindungi data dari berbagai ancaman, seperti akses tanpa izin, serangan malware, perubahan data secara ilegal, hingga kerusakan sistem. Oleh karena itu, diperlukan konfigurasi dan penerapan mekanisme keamanan yang tepat agar aplikasi dapat berjalan secara optimal dan data tetap terlindungi.

Pada praktikum ini dilakukan beberapa tahapan implementasi, meliputi pemasangan aplikasi pada Apache Web Server, konfigurasi media penyimpanan virtual menggunakan Oracle VirtualBox, proses migrasi database MySQL, serta penerapan pengamanan terhadap file aplikasi. Seluruh tahapan tersebut bertujuan untuk meningkatkan keamanan sekaligus memastikan aplikasi dapat digunakan dengan baik.


Alat dan Bahan

Perangkat yang digunakan dalam praktikum ini meliputi:

  • Laptop atau komputer.
  • Windows Server 2003 yang dijalankan pada Oracle VirtualBox.
  • XAMPP (Apache, PHP, dan MySQL).
  • Browser.
  • phpMyAdmin.
  • File aplikasi web inventaris.
  • File database jasa.sql.
  • Command Prompt.
  • Oracle VirtualBox sebagai media pembuatan virtual hard disk.

atrrib +R untuk read only

 


Tahap terakhir adalah melakukan pengujian integritas file aplikasi dengan mengubah tampilan halaman utama website.

Buka file index.php menggunakan Visual Studio Code, kemudian ubah teks atau nama bawaan aplikasi sesuai kebutuhan.

Simpan perubahan, kemudian lakukan refresh pada browser untuk memastikan tampilan website telah berubah sesuai hasil modifikasi.

Sebagai bentuk perlindungan tambahan terhadap file aplikasi, ubah atribut file index.php menjadi Read Only melalui Command Prompt yang dijalankan sebagai Administrator.

Perintah yang digunakan adalah:

ATTRIB +R index.php

Selanjutnya lakukan pengecekan atribut file untuk memastikan status Read Only (R) telah berhasil diterapkan.



Penambahan Partisi 15 GB pada windows server 2003

 


Konfigurasi Virtual Drive Storage dan Pengamanan Direktori Tahapan berikutnya dilakukan menggunakan Oracle VirtualBox yang telah terpasang sistem operasi Windows Server. Masuk ke menu Settings, kemudian pilih bagian Storage untuk menambahkan media penyimpanan virtual. Tekan ikon Add Hard Disk, kemudian pilih Create untuk membuat hard disk virtual baru. Tentukan kapasitas penyimpanan sesuai kebutuhan, misalnya sebesar 15 GB, kemudian selesaikan proses pembuatan hingga muncul hard disk baru. Hubungkan hard disk virtual tersebut ke mesin Windows Server, kemudian simpan konfigurasi dan jalankan virtual machine. Sesudah sistem operasi berjalan, buka Computer Management kemudian masuk ke menu Disk Management.

Selasa, 23 Juni 2026
Penerapan Web Server pada Windows XP Client Menggunakan Aplikasi Web Server Inventaris

Penerapan Web Server pada Windows XP Client Menggunakan Aplikasi Web Server Inventaris

Penerapan Web Server pada Windows XP Client Menggunakan Aplikasi Web Server Inventaris

1. Persiapan Sistem

Tahap pertama adalah menyiapkan komputer yang menggunakan sistem operasi Windows XP Client. Pastikan spesifikasi komputer memenuhi kebutuhan aplikasi web server inventaris dan telah terhubung ke jaringan lokal maupun internet. Selain itu, siapkan aplikasi web server seperti XAMPP yang berisi Apache, PHP, dan MySQL.

2. Instalasi Web Server

Selanjutnya lakukan instalasi XAMPP pada Windows XP. Jalankan file installer, kemudian ikuti proses instalasi hingga selesai. Setelah instalasi berhasil, buka XAMPP Control Panel dan aktifkan layanan Apache serta MySQL. Pastikan kedua layanan berjalan dengan status "Running".

3. Pembuatan Database Inventaris

Buka browser dan akses phpMyAdmin melalui alamat http://localhost/phpmyadmin. Buat database baru dengan nama inventaris_db. Setelah database berhasil dibuat, lakukan import file database (.sql) yang telah disediakan oleh aplikasi inventaris.

4. Penempatan File Aplikasi

Salin seluruh file aplikasi web inventaris ke dalam folder htdocs yang berada pada direktori instalasi XAMPP. Contohnya:
C:\xampp\htdocs\inventaris

Pastikan seluruh file aplikasi telah tersalin dengan benar agar dapat diakses oleh web server.

5. Konfigurasi Koneksi Database

Buka file konfigurasi aplikasi inventaris, kemudian sesuaikan pengaturan koneksi database seperti hostname, username, password, dan nama database. Simpan perubahan setelah konfigurasi selesai dilakukan.

6. Menjalankan Aplikasi Inventaris

Buka browser pada Windows XP Client dan akses alamat:
http://localhost/inventaris

Jika konfigurasi berhasil, halaman login aplikasi inventaris akan muncul. Masukkan username dan password yang telah disediakan untuk masuk ke dalam sistem.

7. Pengujian Sistem

Lakukan pengujian terhadap fitur-fitur utama aplikasi inventaris seperti:

  • Login pengguna
  • Input data barang
  • Edit data barang
  • Hapus data barang
  • Pencarian data barang
  • Pembuatan laporan inventaris

Pastikan seluruh fungsi berjalan dengan baik tanpa adanya kesalahan.

8. Hasil Implementasi

Berdasarkan pengujian yang dilakukan, aplikasi web inventaris berhasil dijalankan pada Windows XP Client menggunakan web server XAMPP. Sistem dapat diakses melalui browser dan mampu mengelola data inventaris secara efektif, mulai dari proses pencatatan hingga pelaporan data barang.

9. Kesimpulan

Implementasi web server pada Windows XP Client menggunakan aplikasi inventaris dapat dilakukan dengan menginstal XAMPP, membuat database, mengonfigurasi aplikasi, dan menjalankan sistem melalui browser. Hasil implementasi menunjukkan bahwa aplikasi inventaris dapat berfungsi dengan baik sebagai media pengelolaan data barang berbasis web.